Saya hanya bisa berencana

Ada kalanya di saat kita sudah berusaha sekuat tenaga dan bekerja keras untuk merencanakan sesuatu, namun ternyata semua harus di urungkan dalam waktu sekejab saja.  Bagi sebagian orang yang gak siap barangkali akan mutung-mutung. Namun mau sampai kapan? Kita tetap harus fleksibel dalam menyikapi setiap keadaan yang ada.

Pun dengan Perencanaan untuk belajar di kampung inggris Pare, rasanya harus saya urungkan sejenak.  Meskpun secara rencana ketika di datang ke pare tanggal 26 desember 2012, semua baik-baik saja. Bahkan baru berapa hari saja tepatnya tanggal 29 Desember saya sdah bisa piknik berlibur di Candi Surowono dan bisa masuk ke terowongan Surowono yang mengagumkan itu.  Tempat yg gak semua orang bisa masuk kesana loh…

Smua begitu cepat, sampai pada akhirnya pun ternyata tubuh ini yang gak bisa dijaka kompromi lagi.  Padahal sore harinya setelah pulang outbond bersama temen-temen camp Egypt, saya masih pula ikut kajian di Elfast dan malam harinya masih sempet bersilaturahmi ke kost mara, adik angkatan yang kebetulan juga lagi belajar di pare.

Hmm….tak dinyana juga esoknya tubuh ini panas. Gejala DB kata nya,  Y Rabbi…..  bayangin saja sudah lebih dari seminggu ini panas dingin…. panas naik turun gak karuan, makan pun enggak enak. Muntah malah iya.

Dan kali ini……meski biaya kursus di Elfast buat ambil TOEFL mulai tanggal 10, namun badan ini udah gak mau lagi diajak kompromi. Apalagi jaraknya yang jauh pula. Dan bismillah….. I CANCEL !! mungkin keputusan menunda ini yang terbaik. Memberikan kesempatan pada tubuh untuk beristirahat sejenak. Tak baik juga memaksakan diri untuk belajar di saat kondisi memang lagi gak prima.

Apapun yang terjadi esok, biar urusan esok….karena

Manusia boleh berencana, namun Tuhan lah yang memegang kendalinya. Karena sebagai manusia, kewajiban kita hanyalah berusaha. Dan saya pun sudah brusaha maksimal….
Laksana seorang pemanah. Tugas pemanah hanya megarahkan dan melesakkan anak panah ke arah sasaran.
Ketika anak panah telah diluncurkan, maka tugas pemanah adalah bertawakal kepada Allah.
Apapun hasilnya, itulah yang terbaik.
Perkara ternyata anak panah tidak mengenai sasaran karena tiba-tiba ada angin kencang,
hal tersebut diluar kekuasaan pemanah

Seperti yang terjadi saat ini pula, anggap aja semua ujian, yang memang bener-bener di luar kekuasaan saya. Dan I must say…..Goodbye Pare…

Egypt Islamic Boarding, 07 Januari 2013

Advertisements