Laskar Pelangi dari Bumi Papua

danurPapua

 

ini fotonya diambil dari potogan video, hmm..maklum agak gak jelas gambarnya.

Sabtu, 01 Desember 2012, matahari di Timika sangat terik, tidak seperti hari sebelumnya, hujan deras mengguyur kota Timika hingga listrik mati dari pagi hingga malam hari, hati ini selalu berdoa, memohon pada sang kuasa agar cuaca berpihak untuk kami. Bukan hanya itu, panjatan doa selalu terucap agar Timika aman dan damai, mengingat 1 Desember ialah puncak hari Ulang Tahun OPM gerakan Papua Merdeka. Dengan Tradisi penurunan bendara Merah Putih dan pemasangan bendera OPM. Terlihat para aparat kepolisian berjaga hampir di seluruh jalan raya, termasuk di samping sekolah SD Inpres II Timika yang juga jadi basecamp TNI berjaga.

Suasana tegang Timika, tak membuat hati ini gentar, Karena hari ini ada motivation training untuk anak-anak SD Inpres Timika II terutama kelas 6, kira-kira ada 80 anak yang ikut training tersebut. Acara dijadwalkan dari jam 8- 11 siang, mungkin karena saking antusiasnya anak-anak kelas 6 sudah hadir sejak jam 7 pagi, mereka sudah duduk berjejer rapi, lantai pun sudah dibersihkan karena acara ini sangat sederhana sekali hingga anak-anak pun lesehan tanpa menggunakan tikar. Anak-anak tetap sekolah seperti biasanya, tak ada rasa khawatir di wajah mereka.

Sebagai Master of Training (MOT), saya, dari awal hingga akhir yang memandu kegiatan tersebut, ada binar harapan di mata mereka, apalagi ketika diberi tau oleh gurunya bahwa yang mengisi training ialah alumni Universitas Gadjah Mada (UGM). Belum acara dimulai ada satu anak kulit hitam yang merapat dan bertanya “Ibu Guru, apakah ada anak Papua yang di sana?? Aku ingin bisa sekolah tinggi, bisa kah?? ” Hmmm…………..merinding rasanya mendengar pertanyaan anak yang satu ini. Mimpi yang besar, semoga terwujud Nak..

Acara pun dibuka, dengan doa menurut agama dan keyakinan masing-masing. Untuk membuat semangat, saya pun membuat yel-yel khusus untuk SD Inpres Timika, lirik lagunya meniru lagu garuda di dadaku

“Semangat di dadaku
Berlatih disiplin waktu
Kuyakin…..
Hari ini, raih prestasi!!
SD Inpres Timika II….Yes..OK!!!!”

Mereka begitu semangat menyanyikan lagu yel-yel ini, begitu sederhana, yang ingin diharapkan dari yel-yel tersebut, disiplin waktu dan berprestasi. Saya yakin pasti bisa….mereka juga sama seperti orang-orang pada umumnya, punya cita-cita dan impian yang besar. Perbedaan warna kulit dan logat bahasa, bukanlah sebuah parameter untuk meraih kesuksesan.

Ketika di awal sudah dipantik, mengenai harapan besar dan kerja keras, berlanjut ke acara berikutnya yaitu nonton Film Bersama (Nobar), kali ini saya mencoba kembali menggelorakan semangat anak-anak kelas 6 untuk tetap giat belajar dan berprestasi, Film Laskar Pelangi.  Secara background, kondisi kabupaten Mimika tidak jauh beda dengan Belitong, daerah yang menjadi lokasi syuting Laskar pelangi. Provinsi yang kaya raya, Di Belitong punya tambang Timah, di Papua punya tambang EMAS, bahkan cadangan emas nomor wahid di dunia. Tapi…kenapa dari segi pendidikan pun masih belum maju?? Ini tentunya menjadi PR kita bersama, saya optimis, merekalah yang nantinya akan mengolah kekayaan mereka sendiri, dan merekalah yang juga akan menikmati hasil nya, bukan bangsa asing!.

Terlihat mereka begitu antusias, karena itu kali pertama ada acara nonton film bareng di sekolah, sesuatu yang special bagi mereka. Hal yang paling membuat mereka rame dan tertawa terpingkal-pingkal yaitu ketika Lintang CS mengikuti karnaval di kecamatan gantong, adegan tari-tarian dengan wajah yang di coreng-coreng membuat anak-anak papua juga tertawa, dan  bilang “ibu guru, aku juga bisa nari seperti itu..”  yah…bukan hanya itu saja, ada lagi adegan yang membuat tegang ketika Lintang dan kawan-kawannya mengikuti kompetisi cerdas cermat, dan yang menjadi lawan mereka ialah SD Favorit ternama. Ketika Lintang mencoba menulis untuk membuktikan bahwa jawabannya lah yang benar, dan ketika  dewan juri menyatakan jawaban Lintang benar dan SD Muhammadiyah Gantong sebagai pemenangnya, bukan hanya audience di dalam Film saja yang bertepuk tangan. Seluruh isi ruangan kelas 6 penuh dengan gemuruh tepuk tangan, seolah merasakan hal yang sama, mereka begitu bahagia melihat prestasi yang diraih dari SD Muhammadiyah Gantong.

SD inpres Timika II, juga mempunyai mimpi yang sama dengan SD Muhammadiyah Gantong.  Dan merekapun optimis, bisa menjadi SD terbaik di wilayah Papua. Semoga…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s