SKCK

Ini bukan judul lagu masa kini, atau istilah gahol, ada yang tau SKCK itu apa?? Hehe, dulu waktu SMA sih taunya hanya SKKB alias Surat Tanda Kelakuan Baik. Nah istilahnya jadi SKCK aka , mengingat ini kali pertama saya bikin SKCK, jadi agak muter-muter, bismillah nawaitunya untuk kelengkapan berkas apply beasiswa master, jadi meski kesana-kesini ya di lakoni. Biasanya masyarakat membutuhkan SKCK juga untuk keperluan pendaftaran CPNS. SKCK ini berlakunya 6 bulan sejak dikeluarkannya, sebagai bukti bahwa yang bersangkutan belum pernah terlibat kejahatan yang berhubungan dengan polisi. Hehe, kalo mahasiswa sih biasanya selalu berurusan dengan pak polisi kalo kena tilang motor, itu gak masalah yang penting bukan tindak pidana.
Oke, Pertama, saya musti ke kantor polisi dulu, menanyakan data yang musti disiapkan. Soalnya tiap daerah itu beda2 kadang syaratnya. Bagi yg domisili di kecamatan kertek, bisa ke polres
FYI: ini dia kelangkapannya
1. Surat pengantar/ keterangan dari Kelurahan Desa, yang ditandatangani pak Lurah, dan masih harus di legasisasi oleh Pak Camat
2. Siapkan pas Foto 4×4 sebanyak 4 lembar (biar aman siapkan 5, karena 1 nya biasanya diminta di kecamatan, 4 kasih ke pak Polisi)
3. FC KTP dan KK
4. Mengisi data diri di kepolisian
5. Kalau keperluannya buat Pindah Domisili dilengkapi dengan surat keterangan pindah
6. Datang sendiri gak boleh diwakilkan
7. Berpakaian sopan dan rapi
8. Bawa stop map 2 buah

Hmm… setelah tau beberapa syaratnya langsung meluncur ke Desa lagi, untung bawa motor jadi mobilisasinya lumayan cepet, alhamdulillah surat pengantar kelurahan sudah ada, waktu minta legalisasi pak camat, langsung deh kena marah gara-garanya belum bawa pasfoto (sudah saya jelaskan, kalau print samping kecamatan yang biasanya buat cetak poto lagi rusak). Tapi ya ndilalahnya lagi rusak, mau dususulkan, eh….orangnya sudah sewot duluan. Barangkali begitu ya tantangannya kalo mengabdi di bagian front office, unit pelayanan masyarakat yang idealnya memberikan pelayanan yang ramah bagai masyarakat. Hehe tetap senyum, saya tak berniat melanjutkan proses lagi karena waktu sudah menunjukkan pukul 11.30. Oke, Insya Allah besok saya kesini lagi. Saya pun memutuskan untuk pulang kerumah. Alhamdulillah, baru saja markir motor di depan rumah langsung disambut hujan deras. Saya berpikir, ini hikmah, jadi enggak kehujanan, brangkali kalo tetap melanjutkan proses SKCK ya bakalan kehujanan, dan gak bawa mantol pula…:),
Doanya, semoga besok berjodoh dapet tanfa tangan pak Camat dan SKCK bisa kelar besok pula. Aamiin.

Cwt Village, 19 Maret 2013
Catetan berburu beasiswa
@danursosmas

Advertisements