Deklarasi Gerakan Sekolah Menanam “Dari Bumi Papua Untuk Indonesia

DSCN1732
12 – 12- 2012 di Kota Timika Papua merupakan hari bersejarah, disanalah Gerakan Sekolah Menanam di deklarasikan tepatnya berlokasi di SD Inpres Timika II pada pukul 09.00 WIT dengan mengambil tema “Hijau Sekolahku, Hijau Negeriku, dari Bumi Papua untuk Indonesia”. Kegiatan tersebut diawali dengan kerja bakti bersih sekolah kemudian dilanjutkan dengan orasi Deklarasi Gerakan Sekolah Menanam dan kegiatan penanaman pohon oleh sedikitnya 500 siswa. Gerakan Sekolah Menanam (GSM) merupakan sebuah Gerakan Menanam yang difokuskan ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, terutama sekolah dasar (SD), Gerakan ini diinisiatif oleh Nur Saudah Al Arifa D peserta Magang Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) “Marching for Boundary” yang ditugaskan di Timika Papua, menurut inisiator bahwa di Indonesia ini terdapat ratusan ribu institusi pendidikan khususnya sekolah, jika semua sekolah mau berkontribusi dalam gerakan menanam ini (terutama untuk tanaman pangan yang produktif), maka Indonesia akan selalu hijau dimulai dari institusi pendidikan. Gerakan sekolah Menanam ini juga sebagai ajang edukasi yang dilakukan sejak dini yang diterapkan sejak SD, agar ketika tumbuh kelak bisa menjadi pribadi yang senantiasa menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Hadir pula dalam deklarasi Gerakan Sekolah Menanam bapak fauzan selaku pendamping sekolah SD Inpres Timika II dan juga bapak Berton Gurning selaku kepala cabang PT Trakindo Tembagapura Division, yang merupakan mitra dalam program pendampingan Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa khususnya wilayah Papua, bapak Berton menuturkan bahwa Gerakan Sekolah Menanam ini bisa berlanjut dan akan kita petik hasilnya di masa yang akan datang.
Dhanur, sapaan akrab BAKTINUSA UGM ini juga menyampaikan bahwa maksud dari Gerakan Sekolah Menanam ada beberapa point diantaranya:
1. Sebagai sarana edukasi dan peningkatan kepedulian kepada seluruh sekolah akan pentingnya menanam dan pemeliharaan pohon untuk mengurangi dampak pemanasan Global (global warming)
2. Memberikan kontribusi nyata serta mengajak seluruh komponen institusi sekolah untuk melakukan penanaman dan juga pemeliharaan lingkungan secara berkelanjutan
3. Mengkampanyekan “1 siswa 1 pohon” dan “1 siswa 1 sampah” sebagai kontribusi nyata mewujudkan lingkungan sekolah yang hijau dan nyaman.
Dalam Deklarasi Gerakan Sekolah Menanam terdapat beberapa Komitment untuk menjaga kelestarian lingkungan di SD Inpres Timika II yang diwujudkan dengan kebijakan “1 siswa 1 pohon” (diutamakan tanaman yang produktif) dan juga “1 siswa 1 sampah” untuk mengurangi polusi di lingkungan sekolah.
Untuk itu, diharapkan Gerakan Sekolah Menanam ini bisa menjadi percontohan di Papua , khususnya di SD Inpres Timika II, dan bisa di Copy di sekolah-sekolah seluruh Indonesia pada umumnya. Dari Bumi Papua untuk Indonesia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s