Info Tentang Beasiswa Calon Dosen DIKTI

dikti

Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPPDN) yang merupakan program Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Dikti) Kemdikbud. Beasiswa ini merupakan penyatuan dua jenis beasiswa yang diberikan Dikti tahun lalu, yaitu Beasiswa Unggulan (BU) Dikti dan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana (BPPS) yang khusus untuk dosen PNS.
Poin penting untuk penerima BPPDN 2013 Calon Dosen ini adalah kewajiban mengabdi setelah lulus, jumlahnya N+1 (N = masa studi).
beasiswa ini untuk jenjang magister (S2) atau doktor (s3). Program ini ditujukan diantaranya yaitu:
1. Dosen tetap perguruan tinggi (PNS atau bukan),
2. Calon dosen alias sarjana-sarjana yang tertarik ingin menjadi dosen,
3. Tenaga kependidikan di lingkungan Kemdikbud (PNS di lingkungan Kemdikbud yang ingin melanjutkan kuliah)
Kalo saya ngambilnya yang point 2 yaitu beasiswa calon dosen. Beasiswa calon dosen ini bisa diikuti lulusan perguruan tinggi manapun yang berniat melanjutkan pendidikan pascasarjana. Bisa jadi buat S1 yang ingin menempuh S2 atau lulusan S2 yang ingin melanjutkan S3.
ada dua proses yang musti dilakukan oleh calon penerima, yaitu
1. mendaftarkan diri untuk mengikuti program beasiswa ini secara daring (online) ke lamar Dikti di (http://beasiswa.dikti.go.id/dn/)
2. mendaftarkan diri ke program pascasarjana di universitas pilihan.

Pendaftaran ke universitas dan pendaftaran beasiswa ini dua hal yang berbeda. Jadi, pendaftar beasiswa BPPDN ini akan diseleksi tim verifikasi BPPDN dari Dikti dan harus mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru di universitas seperti pada umumnya. Seleksi yang dilakukan Dikti pun hanya sebatas seleksi administrasi. Syarat utama penerima beasiswa calon ini ialah harus diterima dulu di universitas yang dilamar dan tentunya yang terakreditasi A, syarat umumnya maksimal berumur 26 tahun (biasanya terhitung 1 september setiap tahunnya), sedangkan IPK minimum yaitu 3,00 skala 4.

bidang keilmuan yang memunyai kesempatanbesar untuk memperoleh beasiswa Dikti diantaranya:
bidang kelimuan

Untuk lebih jelasnya, bisa dibuka di pedomannya langsung yah di tautan berikut
dapat dilihat atau diunduh melalui tautan berikut:
a. Sosialisasi: http://beasiswa.dikti.go.id/dn/index.php/download/file/sosialisasi_beasiswa-bppdn-dikti-2013final-bw.pdf
b. Panduan: http://beasiswa.dikti.go.id/dn/index.php/download/file/pedoman_bpp-dn_rev

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba

Raih Gadjah Mada Award 2013

nursaudah2

Gadjah Mada Award merupakan ajang pemberian penghargaan bagi civitas akademika UGM yang dinilai telah memberikan sumbangsih dan kontribusi sehingga layak mendapatkan apresiasi. Ada 10 kategori yang dinominasikan diantaranya ialah nominasi Aktivis Sosial Terbaik Universitas Gadjah Mada, mahasiswa terinspiratif, penulis produktif , kewirausahaan terbaik dll.

Proses penjaringan dilakukan dilakan 2 tahap, yaitu penjaringan nominasi secara kualitatif melalui penilaian Curiculum Vitae (CV) dan berkas, sehingga diperoleh 5 nominasi pada masing-masing bidang. Untuk selanjutnya berhak melaju ke penjaringan tahap 2 yaitu melalui poling via media sosial. Malam puncak grand penganugerahan Gadjah Mada Award dilakukan di gedung Ghra Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada pada hari Ahad, 15 Desember 2013 bersamaan dengan acara Pesta Rakyat Gadjah Mada (PERAGAM) yang diselenggarakan BEM KM UGM 2013.

Sorak sorai dan riuh suara pendukung menambah maraknya malam puncak penganugerahan Gadjah Mada Award, pembacaan pemenang best of the best dilakukan ala grammy award yang menambah ketegangan para pendukung. Untuk nominasi Aktivis Sosial Terbaik sendiri ada 5 nominator yaitu Faidzin Fitrah (Fak Pertanian) , Fadjar Mulya (FMIPA), Satria Triputra W (FISIPOL), Nur Saudah Al Arifa D (Fak. Teknologi Pertanian). Dan Ardiyan Rofiq M (F.MIPA).

Berdasarkan poling menduduki peringkat teratas sebagai best of the best Aktivis Sosial Terbaik yang dibacakan oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya memutuskan yaitu saudari Nur Saudah Al Arifa D sebagai Peraih penghargaan Aktivis Sosial Terbaik Gadjah Mada Award 2013.

Nur Saudah Al Arifa D, penerima manfaat Beasiswa Aktivis Nusantara pada Desember tahun 2012 juga pernah meraih penghargaan Bank Syariah Mandiri Education Award atas dedikasinya turut membantu pendidikan di daerah pelosok Jawa Tengah. “Mengabdi dan berkontribusi untuk masyarakat, itulah tugas kita sebagai civitas akademika Gadjah Mada, sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi” ucap Nur Saudah Al Arifa , putra daerah Wonosobo yang kini melanjutkan jenjang S2 melalui program Beasiswa Calon Dosen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ketika memberikan sambutan kemenangan kepada audiens Gadjah Mada Award.

sumber : http://www.beastudiindonesia.net/id/bakti-nusa/346-nur-saudah-al-arifa-d-meraih-penghargaan-aktivis-sosial-terbaik-gadjah-mada-award