Istimewanya Jogja #2 : Ngonthel, Sunday Morning dan Gudeg

Minggu pagi bagi anak-anak UGM itu istimewa, tapi kebanyakan ya memtuskan untuk jalan-jalan di Sunmor alias Sunday Morning.  Ya, Sunmor UGM itu semacam pasar dadakan yang berada di wilayah Universitas Gadjah Mada tepatnya disekitar lembah UGM yaitu di Jalan Notonegoro yang memisahkan antara kampus UGM dengan wilayah Kampus UNY.Di Sunmor ada yang jualan makanan, mainan atau hanya sekedar ngonthelan sepedaan sambil nyari sarapan pagi, bagi masyarakat luar Jogja bisa jadi alternative wisata ketika hari minggu pagi di Yogyakart

sunmor

                                                                                         suasana jalan Sunmor UGM

Keberadaan dari pasar ini awalnya karena lokasi disekitar Graha Sabha Pramana (GSP)UGM setiap minggu pagi sering dimanfaatkan masyarakat Yogyakarta untuk melakukan aktivitas olahraga seperti Joggjing, bersepeda, sepakbola, skipping maupun hanya bermain-main dan berjalan-jalan pagi. Fenomena tersebut kemudian dimanfaatkan pleh para pelaku bisnis dan mahasiswa juga yang mencari penghasilan tambahan untuk menjajakan dagangan mereka setiap minggu pagi mulai pukul 05.00 – 12.00 WIB. Hal tersebut juga lah yang membuat pasar ini dikenal dengan nama Sunmor UGM yang berarti Minggu Pagi.

Nah, kalo minggu pagi saya sih memutuskan untuk olahraga Ngonthelan melalui rute Jalan Flamboyan ke utara mentok sampai Rinroad utara, belok kiri lurus ke barat sampai nimbus perempatan kentungan, lalu ke selatan lewat jakal menuju UGM. Nah, di sekitar jakal ini juga alternative kuliner pagi. Apagi kalo bukan menu gudeg Jogja yang khas itu. Saya sendiri memesan bubur gudeg, maklum sudah lama juga tidak makan Bubur gudeg, kalo langganan saya itu di tempat simbah-simbah yang mangkalnya di seberang jalan depan Dunkin Donat Jakal. Enak dan Murah lah tentunya. Dengan Menu Bubur porsi besar, plus gudeg dan lauk telur masih dapet bonus segelas teh hangat itu seharga Rp. 6.000.-. lumayan buat mengganjal perut sambil istirahat karena capek juga sepedeaan dengan rute yang cuk  sarapan pagi di gudeg jakal

2013-01-13 07.14.37                                                                                        sarapan gudeg Jakal

Kalo gudeg sendiri itu semacam makanan dari gori (nangka muda) yang rasanya manis tapi gurih, karena tambahan bumbu arehnya (santan kental) dan ampas minyak kelapa (klendo) yang lezat. Ditambah lauk pauk lainnya seperti tahu, sambal krecek, telur dan daging ayam. Tergantung seleranya saja.

2013-01-13 07.11.43kalau ini menu bubur gudeg telur pesanan saya tadi, tidak pakai krecek soalnya lagi gak pengen yang agak pedes.

gudeg                                                                                               menu nasi gudeg nya

Kalu sejarah gudeg denger-denger sih sudah ada sejak jaman penjajahan inggris. Jadi katanya ketika itu ada warga negara Inggris yang tinggal di Jogja, dan memperistri wanita asli jogja. Warga negara inggris tersebut memanggil istrinya dengan sebutan “dek”, sebuah pangggilan yang lazim dan sudah menjadi tradisi untuk menyebut istri/ibu rumah tangga. Pada suatu hari ketika suami pergi bekerja, si istri bingung mau memasak apa, lalu teringatlah dia resep turun temurun dari keluarganya dengan menggunakan bahan dasar nangka muda.

Akhirnya sang istri pun memasak, nah karena saking laparnya setelah bekerja warga inggris tersebut langsung menuju meja makan, karena masakannya nangka muda begitu enak, komentar sang suami pun “Good Dek”…Its Good Dek!! Dengan ekspresi senang. sang istripun juga senang dan menceritakan resepnya itu ke para tetangga.  Dan setiap kali kelar makan komentar si suami Good Dek!! Nah dari situlah katanya, makanan tersebut mulai disebut dengan GUDEG, sebagai metamorphosis dari kata Good Dek…

Ehm… menu gudeg yang enak ditambah keramahan dari penjual itu juga sesuatu, jadi ketika makan pun ada kejadian yang membuat hati cukup senang sekali. Karena Cucu dari simbah penjual gudeg juga ikut bantu2 jualan loh, cucu laki-laki dan perempuan. Membantu membawakan makanan ke pembeli atau hanya sekedar mencuci gelas. Wah… wajar sajalah tagline jogja Berhati Nyaman. Siapapun merasa nyaman dengan segala kesederhanaan dan keramahannya.

2013-01-13 07.19.42        nah ini nih 2 cucu simbah yang rajin bantuin, anaknya lucu dan ramah pula…

Saatnya melanjutkan perjalanan…..ngonthe lagi melewati jalan sekitar UGM. Wah…sehat dan senang tentunya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s